Halaman

Sabtu, 05 Januari 2013

manfaat asam amino

 Asam amino esensial tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga sering harus ditambahkan dalam bentuk makanan, sedangkan non-esensial dapat diproduksi dalam tubuh. Asam amino umumnya berbentuk serbuk dan mudah larut dalam air, sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi.


Amino acid (asam amino) merupakan komponen utama penyusun protein yang dibagi dalam dua kelompok yaitu asam amino esensial dan non-esensial.

Jenis-Jenis Asam Amino

Pentingnya Asam Amino dalam Pembentukan Otot
Asam amino non-essensial antara lain:
  • Tirosin
  • Sistein
  • Serin
  • Prolin
  • Glisin
  • Asam glutamate
  • Asam aspartat
  • Ariginin
  • Alanin
  • Histidin
  • Glutamin
  • Asparagin
Asam amino esensial antara lain:
  • Triptofan
  • Treonin
  • Metionin
  • Lisin
  • Leusin
  • Isoleusin
  • Fenilalanin
  • Valin

Fungsi Asam Amino Bagi Pembentukan Otot

Dari sekian banyak jenis asam amino yang ada, asam amino non-esensial glutamin merupakan yang paling banyak diproduksi di dalam tubuh. Meski pun glutamin dapat diproduksi dalam tubuh, namun pasokan glutamin dari luar (suplementasi glutamin) tetap diperlukan untuk menjaga konsistensi perkembangan otot tubuh, karena kadar glutamin tubuh akan cenderung menurun seiring intensitas latihan yang dilakukan. Terutama pada saat latihan beban.
Oleh karena itu, menjaga kadar asam amino glutamine dalam tubuh mutlak diperlukan untuk menjaga proses perkembangan otot lebih optimal. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi suplementasi protein atau asam amino.
Berikut ini peran penting asam amino dalam pembentukan massa otot:
  • Meningkatkan Massa Otot
    Otot terbentuk dari protein yang terdiri atas berbagai macam asam amino baik esensial maupun non-esensial. Dengan memenuhi kebutuhan protein harian, berarti Anda telah memenuhi kebutuhan bahan baku utama pembentukan otot. Semakin banyak otot terbentuk, semakin sedikit ruang berlemak dalam tubuh Anda.
  • Meningkatkan Hormon Pertumbuhan
    American Journal of Clinical Nutrition melaporkan bahwa hormon pertumbuhan meningkat sebesar 440 persen setelah menggunakan suplementasi glutamine. Hormon pertumbuhan dapat meningkatkan perkembangan massa otot dan membantu proses pembakaran lemak menjadi energi.Sedangkan Studi yang dilakukan di Louisiana State University Medical College memberikan 2 gram suplementasi glutamine kepada 9 atlet sehat pada pagi hari, 45 menit setelah sarapan. Hasilnya, hormon pertumbuhan mereka meningkat hingga 440 persen 90 menit setelah mengonsumsi suplemen glutamine.
  • Mengurangi Asam Laktat
    Saat berlatih, tubuh membakar glukosa dan glikogen sebagai sumber energi. Proses ini menghasilkan asam laktat yang dapat membuat otot bersifat asam, dan membuat otot menjadi lelah dan tidak bertenaga. Glutamine memainkan peran penting dalam menyeimbangkan kadar asam laktat tubuh dengan cara menghasilkan ion bikarbonat yang dapat menetralisir asam laktat, sehingga Anda dapat berlatih lebih lama dan mendapatkan hasil maksimal.
  • Mencegah Penyusutan Otot
    Asam amino kedua yang paling banyak terdapat dalam otot adalah BCAA. BCAA (Branched Chain Amino Acids) merupakan asam amino esensial, yang artinya tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri dan harus mendapatkan asupan dari luar.BCAA merupakan gabungan dari 3 asam amino esensial yaitu leusin, isoleusin, dan valine. Asam amino ini bertugas menjaga kadar protein otot tidak hilang atau rusak saat latihan. Keberadaan BCAA ini sangat penting dalam mencegah katabolisme otot (penyusutan otot).BCAA bekerja dengan cara mencegah kerusakan otot pada masa pemulihan setelah latihan. Biasanya setelah melakukan latihan beban, sintesis protein otot akan meningkat tetapi pemecahan protein otot akan meningkat pula ke titik di mana kerusakan melebihi sintesis jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang Anda butuhkan.Selain mengurangi kerusakan otot, BCAA (terutama leucine) juga membantu meningkatkan perkembangan protein otot terutama setelah latihan beban. Dengan meminimalisir kerusakan otot, tubuh akan pulih lebih cepat dan Anda bisa kembali melakukan rutinitas latihan Anda di kemudian hari.

Dampak Kekurangan Asam Amino

Tidak tercukupinya protein dalam asupan makanan sehari-hari akan menimbulkan dampak yang sangat serius bagi tubuh kita. Secara umum, kekurangan protein akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan sel dan jaringan tubuh sehingga sistem tubuh tidak akan berjalan optimal.
Sedangkan untuk kekurangan asam amino juga akan menimbulkan dampak yang berbeda bagi tubuh. Misalnya kekurangan asam amino Arginin menyebabkan infertilitas atau ketidaksuburan pada pria, kekurangan histidin akan mengganggu kesehatan sel darah merah dan putih, kekurangan isoleusin akan mempengaruhi pembentukan hemoglobin, kadar gula darah dan energi, dan sebagainya.
Sebagian besar kekurangan asam amino dikarenakan oleh kurangnya asupan protein yang memadai dalam diet, kurangnya kemampuan untuk mencerna dan menyerap protein yang masuk dalam tubuh, dan menurunnya fungsi hati untuk mengkonversi asam amino non esensial.
Jika asupan protein dalam pola makan sehari-hari belum memenuhi kebutuhan tubuh akan berbagai jenis asam amino penting, maka suplemen protein merupakan pilihan yang tepat untuk mencukupi kebutuhan asam amino harian Anda.

Minggu, 21 Oktober 2012

ARNOLD PRESS ISOLATOR OTOT

INGAT ARNOLD SWARCHENEGGER ?
Arnold press adalah satu dari sekian banyak latihan yang sering dilakukan oleh para fitnesmania untuk meningkatkan perkembangan otot bahu. Nama Arnold Press sendiri di ambil dari penemu latihan ini, yakni Arnold Swarchenegger, aktor asal Austria yang sempat mengawali karirnya sebagai binaragawan.
Latihan ini menjadi sangat populer ketika Arnold Swarchenegger berhasil menjadi juara dalam event Mr. Olympia. Berkat prestasi inilah ia pun diajak untuk membintangi beberapa film action ternama, seperti Conan the Barbarian, Terminator, dan Commando kala itu. Hampir di setiap film yang dibintanginya, ia selalu memamerkan bentuk otot dan kebugaran tubuhnya. Sehingga tak heran ia menjadi panutan para fitnesmania di seluruh dunia.
Latihan Arnold Press sendiri merupakan salah satu latihan isolation terbaik untuk melatih kekuatan otot bahu dan otot di sekitar leher. Gerakannya sendiri cukup mudah dilakukan. Duduklah dalam posisi tubuh tegak sambil kedua tangan memegang dumbbell.
Angkat dumbbell hingga sejajar bahu dengan telapak tangan menghadap ke wajah Anda. Sekarang tekan dumbbell ke atas kepala sambil mengubah posisi tangan menghadap ke depan seiring Anda mengangkat beban. Tahan beberapa saat, kemudian turunkan dumbbell secara perlahan dengan gerakan berlawanan. Ulangi 8-10 repetisi.

Anda juga bisa meningkatkan intensitas dan memvariasikan latihan ini. Caranya, dengan posisi berdiri lakukan gerakan Arnold Press seperti biasa, namun saat Anda mengangkat dumbbell ke atas, tambahkan gerakan squat. Saat Anda turunkan beban, kembalilah dalam posisi berdiri. Mudah bukan?
Nah, yang perlu Anda perhatikan adalah, lakukan gerakan secara konstan. Hembuskan napas saat mengangkat beban dan jangan menggunakan momentum gerakan tangan. Pusatkan kekuatan angkatan Anda pada otot bahu agar latihan ini berhasil dengan maksimal.
Jika Anda masih kurang yakin dengan manfaat yang dapat diberikan Arnold Press ini, mungkin Anda bisa melihat otot bahu Arnold Swarchenegger saat muda dulu, karena ia adalah bukti nyata dari kehebatan latihan ini.
INGAT ! FOTO PERTUMBUHAN OTOT DIPERLUKAN !!!